PKM Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2025:Introduksi Pengembangan Pertanian Cerdas Melalui Teknologi Pupuk Organik Lepas Lambat dan Sistem Monitoring Iot pada Alfarm Hydroponic
Banjarmasin,
21 Agustus 2025 – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Lambung
Mangkurat (ULM) melaksanakan kegiatan “Introduksi Pengembangan Pertanian
Cerdas melalui Teknologi Pupuk Organik Lepas Lambat dan Sistem Monitoring IoT
pada Hidroganik Alfa”. Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas mitra
dalam praktik pertanian modern yang ramah lingkungan, efisien, dan adaptif
terhadap perkembangan teknologi.
Mitra
kegiatan, Hidroganik Alfa yang berlokasi di Jl. Pekapuran Raya, Banjarmasin
Timur, merupakan komunitas pelatih hidroponik sekaligus produsen pupuk organik
berbahan limbah lokal seperti cangkang telur dan talas pisang. Selama ini,
produksi pupuk mereka masih dalam bentuk cair konvensional dan pemantauan
budidaya dilakukan secara manual.
Melalui
program ini, tim pengabdi memperkenalkan:
- Pupuk
organik slow-release berbasis biochar, yang mampu melepaskan nutrisi
secara bertahap sehingga lebih efisien dan mengurangi frekuensi pemupukan.
- Sistem
monitoring berbasis Internet of Things (IoT) dengan sensor pH, TDS, dan
suhu, terhubung ke dashboard digital sehingga kondisi hidroponik dapat
dipantau secara real-time.
- Pelatihan
manajemen usaha dan pemasaran digital, termasuk pembuatan akun marketplace
di Shopee dan Tokopedia, pembuatan logo, label kemasan, hingga konten
promosi berbasis Canva.
Ketua
tim, Dr. Ir. Yuslena Sari, S.Kom., M.Kom., IPM, menyampaikan bahwa inovasi ini
diharapkan tidak hanya meningkatkan efisiensi produksi pupuk, tetapi juga
memperluas akses pasar mitra. “Dengan adanya teknologi pupuk slow-release
dan sistem IoT, mitra dapat lebih mudah mendemonstrasikan pertanian cerdas
kepada peserta pelatihan, sekaligus meningkatkan daya saing produk di pasar,”
ujarnya.
Sementara
itu, perwakilan Hidroganik Alfa, Akhmad Fujiyantoni, S.Kom., menambahkan bahwa
program ini memberikan nilai tambah yang signifikan. “Kami kini lebih
percaya diri untuk memasarkan produk secara digital, sekaligus mengenalkan
konsep pertanian presisi kepada petani hidroponik pemula,” ungkapnya.
Kegiatan
ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 2, 9, dan 12,
serta mendukung Asta Cita Presiden Prabowo, khususnya dalam meningkatkan
lapangan kerja berkualitas, mendorong kewirausahaan, dan membangun ekonomi
berbasis desa.
Sebagai
tindak lanjut, pada 21 September 2025 tim pengabdi bersama mitra akan
melaksanakan pemasangan alat IoT secara langsung di laboratorium Hidroganik
Alfa. Pemasangan ini bertujuan agar mitra dapat mempraktikkan pemantauan
hidroponik berbasis data secara real-time, sekaligus mendukung pelatihan
pertanian presisi kepada masyarakat.
Program
ini terlaksana berkat dukungan pendanaan dari Direktorat Pemberdayaan Kemitraan
Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, serta
fasilitasi dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM)
Universitas Lambung Mangkurat. Tim pengabdi mengucapkan terima kasih atas
kepercayaan dan dukungan yang telah diberikan, sehingga kegiatan ini dapat
berjalan lancar dan memberi manfaat nyata bagi mitra maupun masyarakat.
Berita Terbaru
PKM Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2025:Introduksi Pengembangan Pertanian Cerdas Melalui Teknologi Pupuk Organik Lepas Lambat dan Sistem Monitoring Iot pada Alfarm Hydroponic
Banjarmasin, 10 November 2025 – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Lambung Mangkurat (ULM) melaksanakan kegiatan bertajuk “Introduksi Pengembangan Pertanian Cerdas...
11 November 2025PKM Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2025:Introduksi Pengembangan Pertanian Cerdas Melalui Teknologi Pupuk Organik Lepas Lambat dan Sistem Monitoring Iot pada Alfarm Hydroponic
Banjarmasin, 21 Agustus 2025 – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Lambung Mangkurat (ULM) melaksanakan kegiatan “Introduksi Pengembangan Pertanian Cerdas melalui...
21 Agustus 2025Penguatan Pengawasan Konstruksi: APIP Tanah Laut Lakukan Uji Material di Laboratorium FT ULM
Banjarmasin, 4 Juli 2025 — Dalam rangka memperkuat kapasitas pengawasan teknis pekerjaan konstruksi, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM)...
4 Juli 2025