BERITA

PKM Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2025:Introduksi Pengembangan Pertanian Cerdas Melalui Teknologi Pupuk Organik Lepas Lambat dan Sistem Monitoring Iot pada Alfarm Hydroponic

11 November 2025 (10 bulan yang lalu)
Dilihat 0 kali
Gambar PKM Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2025:Introduksi Pengembangan Pertanian Cerdas Melalui Teknologi Pupuk Organik Lepas Lambat dan Sistem Monitoring Iot pada Alfarm Hydroponic

Banjarmasin, 10 November 2025 – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Lambung Mangkurat (ULM) melaksanakan kegiatan bertajuk “Introduksi Pengembangan Pertanian Cerdas melalui Teknologi Pupuk Organik Lepas Lambat dan Sistem Monitoring Internet of Things (IoT) pada Hidroganik Alfa”. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pemberdayaan Berbasis Masyarakat yang bertujuan meningkatkan kapasitas mitra dalam penerapan teknologi pertanian cerdas yang ramah lingkungan, efisien, dan berkelanjutan.


Mitra kegiatan adalah Hidroganik Alfa (sebelumnya dikenal sebagai Alfarm Hydroponic) yang berlokasi di Jl. Pekapuran Raya Gg. Bambu Indah No. 51 RT.15, Kelurahan Pekapuran Raya, Kecamatan Banjarmasin Timur, Kota Banjarmasin. Hidroganik Alfa merupakan komunitas pelatih hidroponik yang juga memproduksi pupuk organik berbahan limbah lokal, seperti cangkang telur dan talas pisang. Selama ini, pupuk yang diproduksi masih berbentuk cair konvensional dan kegiatan budidaya serta pelatihan hidroponik belum didukung sistem pemantauan berbasis data.


Melalui program pengabdian ini, tim ULM mengintroduksi beberapa inovasi utama, yaitu teknologi pupuk organik lepas lambat (slow-release) berbasis biochar, yang berfungsi sebagai media pembawa pupuk cair sehingga nutrisi dapat dilepaskan secara bertahap sesuai kebutuhan tanaman. Teknologi ini terbukti mampu meningkatkan efisiensi pemupukan, mengurangi frekuensi aplikasi, serta meningkatkan kapasitas produksi pupuk mitra secara signifikan.


Selain itu, tim juga menerapkan sistem monitoring berbasis IoT yang terdiri dari sensor pH air, Total Dissolved Solids (TDS), dan suhu air, terintegrasi dengan Arduino Mega 2560 R3 ESP8266 dan dashboard web. Sistem ini memungkinkan mitra memantau kondisi hidroponik secara real-time, mendukung penerapan pertanian presisi, serta menjadi materi baru dalam pelatihan hidroponik berbasis teknologi.


Tidak hanya pada aspek produksi, program ini juga mencakup pendampingan manajemen usaha dan pemasaran digital. Mitra mendapatkan pelatihan pencatatan keuangan sederhana berbasis digital, penguatan identitas merek melalui pembuatan logo dan label kemasan, serta pendampingan pembukaan dan pengelolaan akun marketplace di Shopee dan Tokopedia. Tim juga memfasilitasi pembuatan website promosi sebagai etalase digital usaha Hidroganik Alfa.


Ketua tim pengabdian, Dr. Ir. Yuslena Sari, S.Kom., M.Kom., IPM, menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang tidak hanya untuk meningkatkan efisiensi produksi pupuk, tetapi juga memperkuat kapasitas mitra sebagai pelatih hidroponik berbasis teknologi. “Penerapan pupuk slow-release dan sistem IoT memungkinkan mitra mendemonstrasikan konsep pertanian cerdas secara langsung kepada peserta pelatihan, sekaligus meningkatkan daya saing produk dan layanan mereka,” ujarnya.


Sementara itu, perwakilan mitra Hidroganik Alfa, Akhmad Fujiyantoni, S.Kom., menyatakan bahwa program ini memberikan dampak nyata bagi pengembangan usaha dan komunitas. “Kami kini mampu memproduksi pupuk slow-release dengan kapasitas lebih besar, memantau hidroponik berbasis data, serta memasarkan produk secara digital dengan lebih percaya diri,” ungkapnya.


Program pengabdian ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 2 (Zero Hunger), Tujuan 9 (Industry, Innovation and Infrastructure), dan Tujuan 12 (Responsible Consumption and Production). Kegiatan ini juga mendukung Asta Cita Presiden Prabowo, khususnya Cita ke-3 (meningkatkan lapangan kerja berkualitas dan kewirausahaan) serta Cita ke-6 (membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi). Selain itu, program ini berkontribusi pada penguatan Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi, terutama pemanfaatan hasil riset oleh masyarakat dan keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan di luar kampus.


Sebagai tindak lanjut, tim pengabdi dan mitra telah melaksanakan pemasangan dan pengoperasian penuh perangkat IoT di laboratorium Hidroganik Alfa serta pendampingan intensif pasca-pelatihan. Pendampingan ini bertujuan memastikan mitra mampu mengoperasikan teknologi secara mandiri dan berkelanjutan, sekaligus mengintegrasikannya ke dalam kurikulum pelatihan hidroponik bagi masyarakat.


Kegiatan pengabdian ini terlaksana berkat dukungan pendanaan dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, serta fasilitasi dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Lambung Mangkurat. Tim pengabdi menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan semua pihak sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi mitra dan masyarakat.

Galeri Berita

Berita Terbaru

PKM Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2025:Introduksi Pengembangan Pertanian Cerdas Melalui Teknologi Pupuk Organik Lepas Lambat dan Sistem Monitoring Iot pada Alfarm Hydroponic

Banjarmasin, 10 November 2025 – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Lambung Mangkurat (ULM) melaksanakan kegiatan bertajuk “Introduksi Pengembangan Pertanian Cerdas...

11 November 2025

PKM Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2025:Introduksi Pengembangan Pertanian Cerdas Melalui Teknologi Pupuk Organik Lepas Lambat dan Sistem Monitoring Iot pada Alfarm Hydroponic

Banjarmasin, 21 Agustus 2025 – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Lambung Mangkurat (ULM) melaksanakan kegiatan “Introduksi Pengembangan Pertanian Cerdas melalui...

21 Agustus 2025

Penguatan Pengawasan Konstruksi: APIP Tanah Laut Lakukan Uji Material di Laboratorium FT ULM

Banjarmasin, 4 Juli 2025 — Dalam rangka memperkuat kapasitas pengawasan teknis pekerjaan konstruksi, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM)...

4 Juli 2025

Peta